
Adakah lagi yang membuat seseorang
jatuh cinta selain dari pesonanya. Pesona seorang lawan jenis yang memikat
hatinya, menarik pandangannya, serta pikirannya. Pesona yang mendorong jiwa
seseorang untuk aktif beraktivitas atau bekerja. Pesona yang sering diucapkan
sang pecinta sejati ketika ia telah mendapatkan kekasih hatinya, kaulah bulanku
kaulah matahariku. Adakah lagi yang membuat bibir ribuan umat manusia
mengungkapkan kata-kata keindahan sehingga memuja dan membayangkan indahnya
hidup bersama kekasihnya, selain daripada pesona.
Atau pengorbanan sang pecinta
sejati yang sering menjadi tantangan hidupnya demi kekasi hatinya. Adakah lagi?
Tidak. Pesonalah menentukan semua perjalanan cerita masa depan. Pesona
seseorang yang menjamin kehidupan berlangsung. Pesonalah awal dari kehidupan
bagi sepasang kekasih. Jika bukan karena keduanya memiliki pesona tentu
tidaklah terjalin kehidupan yang indah tersebut. Peliharalah pesona itu agar hidup tetap
berlanjut. Agar langgeng bersama sampai akhir hayat. Bahagia dunia dan akhirat.
Hingga wafat pesona itupun takkan pernah tergantikan. Demikianlah ketika
sepasang kekasih memahami makna cinta yang hakiki. Cinta akan menjadi abadi.
Sampai di kemudian hari.
Pesona bagaimanakah yang dimaksud?
Pesona kematangan, bukan pesona fisik seperti cantik, tampan, maupun kekuatan
dan kekayaan, popularitas serta pengaruhnya, melainkan pesona kematangan.
Pesona cantik dan tampan bukan tidak menjamin kehidupan abadi. Begitu juga
dengan pesona harta benda. Dalam menjalin hubungan yang diperlukan terutama adalah
pengetahuan. Pengetahuan untuk menimbulkan pemahaman terhadap sang kekasih.
Keadaan pribadi yang sempurna lahir dari pengetahuan dan pemahaman. Setelah itu
timbullah kedewasaan. Seorang yang dewasa biasanya dengan sigap membuat
kebijakan. Tidak bersifat seperti kekanak-kanakan. Hubungan yang baik semua
disikapi dengan bijak tanpa ada permasalahan. Sehingga lahirlah keluarga yang
bahagia. Oleh karena itu, ketika hendak membangun peradaban kehidupan
utamakanlah pemahaman. Pemahaman tentang peradaban kehidupan. Karena setiap
membangun peradaban tidak bisa lepas dari tantangan dan beragam masalah yang
timbul. Itu adalah sunnah peradaban. Satu paket dan tidak bisa lepas darinya.
Beragam tantangan dan hambatan serta beragam masalah bukanlah penghambat
kelangsungan peradaban. Sesungguhnya sebagai tangga peradaban.
Cantik dan tampan itu akan segera
berakhir. Yang abadi hanya pengetahuan. Manisnya hidup ketika pengetahuan dan
pemahaman menjadi pengendalinya. Harta akan terus berkurang karena ia penyedia
sementara dan seterusnya bagi kehidupan. Dengan demikian, pesona kematangan
alat pengukur keberhasilan peradaban kehidupan. Penentu kebahagiaan serta
perantara arah perjalanan misi kehidupan. Bangunlah hubunganmu dengan pesona
kematangan bukan hanya dengan pesona kecantikan, ketampanan dan harta benda
semata. Agar semua masalahmu menjadi sumber kehidupan.
Apa yang terjadi dengan tragisnya
kematian Lady Diana, sang putri yang cantik bagai boneka, ia ditinggalkan oleh
pangeran charles. Sang pangeran lebih menyukai camila seorang wanita biasa dan
lebih tua darinya dan tidak begitu cantik, apalagi masalah harta. Cantiknya
sang Putri Lady Diana, ketika ia berjalan dihadapan kaum pria, semua mata akan
tertuju padanya. Namun yang terjadi bagi pangeran charles sebaliknya. Ketika
ditanya kepada dirinya, kenapa ia lebih memilih Camila daripada Putri Diana?
Jawabnya dengan mudah, Camila lebih bisa diajak bicara.
Komentar
Posting Komentar